Tinjau Lokasi Longsor Ulak Bandung, Plt. Bupati Pastikan Penanganan Darurat dan Bantuan Logistik
Tinjau Lokasi Longsor Ulak Bandung, Plt. Bupati Pastikan Penanganan Darurat dan Bantuan Logistik
SIGAPNEWS.CO.ID I MUARA ENIM - Pemerintah Kabupaten Muara Enim bergerak cepat merespon bencana tanah longsor yang mengikis tebing Sungai Lematang di Desa Ulak Bandung, Kecamatan Ujan Mas. Menindaklanjuti laporan pergerakan tanah sepanjang 100 meter dengan tinggi 8 meter tersebut, Plt. Bupati Muara Enim, Ir. Hj. Sumarni, M.Si., meninjau lokasi terdampak pada Rabu (26/8).
Dalam tinjauan itu, Plt. Bupati memastikan penanganan darurat langsung dilakukan oleh tim gabungan yang melibatkan BPBD, Dinas PUPR, Disperkimtan, serta jajaran Pemerintah Desa setempat guna menjamin keselamatan dan kebutuhan dasar warga yang rumahnya terdampak.

Sebagai langkah awal penanganan, lanjutnya, Pemkab Muara Enim bersama instansi terkait segera mendistribusikan bantuan logistik berupa sembako dan kebutuhan pokok bagi para korban. Didampingi Anggota DPRD Kabupaten Muara Enim, Sefti Agsiadi, S.E., Plt. Bupati menyampaikan bahwa tiga kepala keluarga yang rumahnya terdampak longsor telah diungsikan ke lokasi aman tanpa adanya korban jiwa, mengingat kondisi tanah yang retak dan rawan tergerus arus sungai. Selain menyalurkan bantuan, dirinya juga meminta tim teknis mulai melakukan pemetaan komprehensif serta berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk merencanakan penanganan permasalahan longsor ini, yang diupayakan masuk dalam prioritas anggaran daerah.
.
?Di samping penanganan teknis dan logistik, Plt. Bupati mengimbau seluruh masyarakat yang bermukim di sekitar bantaran sungai untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan menghentikan aktivitas pembangunan di kawasan rawan pergerakan tanah. Untuk memberikan solusi jangka panjang yang aman, dirinya juga meminta pihak kecamatan dan desa melakukan pendataan menyeluruh guna mengkaji opsi relokasi permukiman warga ke area yang lebih aman. Ditegaskannya bahwa penanggulangan dampak longsor ini menjadi fokus utama karena menyangkut langsung keselamatan jiwa serta perlindungan bagi masyarakat setempat. [diskominfosp-me]
Editor :Sapriansyah