Cerita Megi Putra Sumaja Makmur Anak Seorang Petani Berhasil Lulus Tes TNI AD
Megi Putra Sumaja Makmur Anak Seorang Petani Berhasil Lulus TNI AD
SIGAPNEWS.CO.ID I MUARA ENIM - Sebuah kebanggaan bagi semua orangtua bila anaknya berhasil dalam meraih cita-citanya. Rasa haru dan tangis bahagia sudah pasti akan datang menghampiri.
Begitupun dengan Dedi Mahmudi (Ayah Orangtua Megi) terus memandangi putranya karena memang belum di perbolehkan untuk berjumpa Langsung dengan Prajurit dua (Prada) Megi Ahdi Mukti saat baru diumumkan dan berhasil tes Tentara Nasional Indonesia pada Sabtu (6/12/2025) Kemarin di Ajendam II Sriwijaya Kota Palembang.
Begitu bahagianya Bapak Dedi Damhudi serta ibu tersebut melihat anaknya mampu berhasil dan menatap kesuksesan tersebut. Itulah cita-cita dari semua orangtua Indonesia. Begitu sangat inspiratif ketika anak seorang petani bisa lulus dan akan dilantik nantinya menjadi seorang anggota Polri/TNI. Pasti kita berpikiran bahwa dari sisi kehidupannya yang hanya petani biasa, namun anaknya bisa sukses, maka itu sangat luar biasa dan patut diacungi jempol.
Seorang anak yang bisa melebihi profesi dari orangtuanya adalah sesuatu yang begitu mantap. Anak memang diminta untuk lebih sukses, lebih mapan dari orangtuanya.
Sebuah kebanggaan bagi semua orangtua bila anaknya berhasil dalam meraih cita-citanya. Rasa haru dan tangis bahagia sudah pasti akan datang menghampiri.
Begitupun dengan Bapak Dedi selaku Orangtua terus hari melihat putranya yang baru di umumkan sebagai siswa lulus di tamtama TNI angkatan darat di Ajendam II Sriwijaya Kota Palembang, tak bisa menyembunyikan kebahagiaan lantaran sang putra resmi akan menjadi TNI AD
Cerita singkat perjuangan sang anak dari cerita orangtunya saat di sambangi awak media ini pada Senin (8/11/2025). Bahwa Megi ini sempat gagal beberapa kali namun dia bangkit lagi dan terus berusaha serta terus mendapatkan dukungan dari para teman kerabat dan akhirnya membuahkan hasil. Sesuai dengan petua orang terdahulu, kalo mau berusaha dan kerja keras hasil tidak akan pernah berkhianat.
Pesannya teruslah bekerja keras, berdoa dan berharap kasih Tuhan menyertai dalam setiap aktivitas kita. Itulah yang kita mau. Saya sendiri pun terus berharap agar bisa lebih sukses sebagaimana orangtua pun menghendakinya. Karena seorang anak bertujuan juga membahagiakan orangtua dengan sebuah prestasi. Seorang anak juga diminta agar membuat orangtua terharu, bahagia dan bangga dengan anaknya karena sebuah keberhasilannnya. "ujar Dedi.
Lebih lanjut Dedi mengatakan dia tidak menyangka bahwa anaknya akan berhasil lulus. Menurutnya banyak konon kata orang kalo tidak berduit tidak akan bisa masuk jadi tentara.
Namun Alhamdulillah anak saya bisa masuk yang hasil murni dari kerja keras sendir. Bukan hanya di media sosial saja ada istilah"anak petani bisa jadi tentara, nah ini sudah membuktikan sendiri secara langsung "tambahnya.
Terakhir Dedi berpesan kepada keluarga handai Tolan, kalo ingin menjadi seorang tentara harus di persiapkan dari sekarang terkhusus masalah kesehatan, baik gigi, tinggi badan dan kesehatan lainnya.
Serta penting riwayat hidup harus baik, jangan ada jejak digital tentang keburukan kita.
Jadi, tetap semangat berusaha berjuang optimis insyaallah bisa, "tukasnya saat mengakhiri perbincangan.
Diketahui Megi Ahdi Mukti ini adalah alumni Mulai dari SDN 17 Gunung Megang lanjut di SMPN 3 Gunung Megang dan SMA di Provinsi Bengkulu, dan mendaftarkan diri sebagai tamtama TNI AD saat dapat informasi melalui media sosial tentang pendaftaran tamtama TNI AD. Serta Megi ini pernah menjadi komandan Pasukan Pengibaran Bendera Merah Putih pada setiap upacara detik-detik proklamasi setiap tahunnya.
Megi Ahdi Mukti ini juga tercatat sebagai warga desa Sumaja Makmur kecamatan Gunung Megang Kabupaten Muara Enim Provinsi Sumatera Selatan. Yang masih menginjak saat ini tepat di 22 tahun usia, putra ke tiga dari empat saudara. (Rill/Sapriansyah)
Editor :Sapriansyah