Proyek Sireng Dianggap Tidak Beres, Kades dan BPD Manunggal Jaya kecewa : Pekerja Pulang Kampung
Sireng yang ada di wilayah Manunggal Jaya
MUARA ENIM – Pembangunan disuatu wilayah sudah seharusnya bermanfaat buat warga sekitar. Namun tidak untuk Pekerjaan yang satu ini. Pasalnya pembuatan Sireng atau Paret yang Justru menimbulkan Polemik.
Sireng yang ada di desa Manunggal Jaya Kecamatan Rambang Niru Kabupaten Muara Enim ini justru malah dikritik dan kecewa oleh kepala desanya serta BPD.

"Sireng ini sudah selesai untuk pengecorannya namun tanah di sekitarnya malah masih berserakan pekerjanya justru sudah meninggalkan pekerjaan ini (Pulang Kampung kerumahnya) semestinya dirapikan dulu ini pergi begitu saja, "ucap kades Agus Rofik saat bincang di rumahnya, Rabu (12/11).
Begitupun Sri selaku Badan Permusyawaratan desa (BPD) Manunggal jaya sangat menyayangkan bangunan banyak namun tidak puas karena pengerjaan yang kurang m muaskan dengan Anggaran yang tidak sedikit. Seharusnya pihak pemerintah bisa meng evaluasi dan jangan sampai menimbulkan kekecewaan kepada masyarakat.
Ditambah lagi H. Encun masyarakat setempat sangat prihatin dengan pekerja (Karyawan) yang belum dibayarkan upah bahkan hampir 2 bulan. "Jelas merasa kesal pekerjaan pun di tinggal tidak sampai beres, "ujarnya saat di jumpai awak media ini Kamis (13/11).
Sementara itu awak media ini mencoba menghubungi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dinas Pengerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) Kabupaten Muara Enim Erwin tidak membalas apapun saat dimintai keterangan.
Begitupun dari pihak kontraktor Bayu sama juga tidak membalas apapun saat dihubungi.
Diketahui bangunan tersebut dengan Anggaran Pendapatan Belanja daerah (APBD) tahun 2025 dari dinas Pengerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) dengan menelan biaya sebesar Rp. 199.478.000.00,- pelaksana CV. AIR BOM. Pembangunan Siring desa Manunggal Jaya.

Editor :Sapriansyah
Source : Investigasi