Wujud Nyata, Muslim Salurkan Bantuan Melalui Dana Pribadi Bagi Warga Tak Dapat Bansos
Kades muslim berikan bantuan melalui dana pribadinya kepada warga yang kurang mampu
SIGAPNEWS.CO.ID I MUARA ENIM - Bentuk kepedulian Muslim Kepala desa Aurduri kepada warganya bahkan ia sangat peka kepada warga yang tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat bahkan kabupaten. Terbukti melalui status facebooknya "Warga dusun 1 Aur Duri yang tidak dapat bansos, kami nilai layak mendapat kan bansos dari kementerian sosial,,
Sebagai pengganti kami beri bantuan dana pribadi kami untuk masyarakat yang tidak mampu,
Yang merasa kurang mampu silahkan datang ke rumah kami dan kami akan beri uang pribadi kami untuk masyarakat desa Aur Duri,,
Tidak bermaksud riak bersedekah, agar masyarakat kurang mampu tau bahwa kami jadi kepala Desa untuk membangun desa ini lebih baik. " Ungkapnya Rabu 3 Desember 2025,,
Saat itu awak media ini mengkonfirmasi, dan membenarkan hal tersebut, Kamis (4/12)
Muslim menerangkan bahwa berdasarkan penilaian dilapangan, sejumlah warga dinilai layak menerima bansos karena kondisi ekonomi yang tergolong rendah. Namun, karena berbagai faktor administrasi dan pendataan pemerintah pusat, beberapa di antaranya belum tercakup dalam program bantuan sosial reguler.
"Sejumlah warga Dusun 1 Aur Duri sebenarnya memenuhi kriteria sebagai penerima bansos. Namun karena belum terdata dalam program dari Kementerian Sosial, kami mengambil langkah untuk membantu dengan menggunakan dana pribadi,"lanjutnya.
Bantuan Pribadi sebagai Wujud Kepemimpinan yang Responsif
Agar bantuan tepat sasaran, Muslim membuka kesempatan bagi masyarakat kurang mampu untuk datang langsung ke rumahnya. Ia memastikan penyaluran dilakukan secara transparan dan berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan.
"Masyarakat yang merasa kurang mampu dipersilakan datang langsung ke rumah saya. Kami akan memberikan bantuan dana pribadi dengan harapan dapat meringankan beban ekonomi mereka," jelasnya.
Dirinya menegaskan bahwa tindakan ini bukan bentuk pamer tapi semata mata kemanusiaan, "tutupnya.
Editor :Sapriansyah