Pekerjaan Hampir 80% Lebih
Diduga Proyek Sireng di Muara Emburung Siluman, Oknum Kontraktor Blokir Kontak Wartawan
Proyek Sireng
MUARA ENIM - Tetap Mengedepankan asas praduga tak bersalah dan mematuhi aturan yang berlaku, dalam menyajikan informasi di lapangan terkait dugaan proyek yang menjadi pertanyaan.Pasca Liputan seputar informasi proyek siluman alias non papan informasi, kontak oknum wartawan diduga di blokir oleh oknum kontraktor, diketahui Oknum tersebut bernama Aditya Nugraha yang ini lagi mengerjakan proyek Sireng yang berada di desa Muara Emburung Kecamatan Rambang Niru Kabupaten Muara Enim, Sabtu (22/11)

Saat dikonfirmasi, melalui WhatsApp awak media ini mengirimkan pesan memperkenalkan diri sekaligus menyebutkan nama media. Awak media ini mempertanyakan pekerjaan tersebut namun tidak membalas apapun. Bahkan awak media ini mengrim pesan selanjutnya terlihat hanya centrang 1, Jum'at (21/11)
Mencoba pakai nomor lain terlihat centrang 2 alias aktif. Membuat terus bertanya-tanya dan semakin menjadi penasaran serta timbul asumsi kurang baik. Saat awak media ini ke lokasi proyek Sireng tersebut belum terlihat papan informasi yang semestinya sebelum bekerja papan proyek tersebut sudah terpasang sesuai UU No 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik. Diperkirakan pekerjaan tersebut sudah hampir 85% namun papan proyek belum juga terpasang.
Saat awak media ini mewawancarai terkait papan proyek salah satu pekerja dilapangan, dia tidak tahu belum di antar pak saya hanya pekerja pak, "ujarnya dengan singkat.
Awak media inipun menemui Kepala desa Muara Emburung menurut nya bangunan tersebut dari Anggaran Pendapatan Belanja daerah (APBD) tahun 2025 dari dinas Perumahan dan pemukiman (Perkim) Kabupaten Muara Enim. Adapun volume Sireng tersebut 200 meter lebih.

Hingga berita ini terbit masih saja saat dihubungi pihak kontraktor belum juga aktif masih centrang 1.
Awak media inipun mencoba menghubungi dinas Perkim tidak mengetahui proyek tersebut. Dan mencari tahu proyek tersebut dari dinas mana belum juga diketahui pastinya.
Editor :Sapriansyah